Burung kenari adalah
salah satu burung yang menarik untuk di pelihara, baik karena suara nyanyiannya
yang merdu dan melengking maupun
warnanya yang bermacam-macam dan indah. Ada
merah, kuning, kuning podang, warna gereja, putih dan lain-lain, bahkan
beberapa peternak bisa mendapatkan jenis warna yang belum pernah ada sebelumnya
karena disilangkan dengan warna lain.
Burung kenari
merupakan burung pemakan biji-bijian, seperti kita ketahui bahwa salah satu
makanan pokok kenari adalah kenari seed atau biji kenari, dan juga nigger seed ataupun biji-biji lain. Sementara
itu untuk menunjang asupan protein dan vitamin burung ini, biasanya diberi
buah-buahan, telur puyuh dan sayur.
Bagaimana dengan harga
kenari ini...? hmm.. ternyata burung kenari ini memiliki nilai ekonomis yang
cukup menarik. Rentang harga antara 100 ribu hingga puluhan juta rupiah,
tergantung jenis burung dan warna si burung kenari.
Oleh karenanya banyak
sekali orang-orang yang berlomba-lomba berternak burung ini. Karena perawatan
yang lumayan praktis dan tidak begitu menyita waktu serta bisa mendapatkan
tambahan keuangan dari hasil ternak, juga salah satu penyaluran hobi si
pemilik.
Ternak burung ini bisa
dibilang mudah, juga bisa di bilang susah. Karena dari proses membesarkan
bakalan induk sampai proses penjodohan membutuhkan kesabaran tinggi. Tidak jarang
orang putus asa karena lamanya proses perawatan bakalan induk ataupun sulitnya
mengawinkan kenari tersebut.
Kemudian berapa sih
umur kenari yang bisa diternak..? umur kenari yang bisa diternak biasanya
antara 7- 10 bulan untuk jenis lokal. Sementara untuk jenis import yang
cenderung berpostur besar bisa sampai 1
thn bahkan lebih baru bisa di ternak. Oleh karena itu peternak harus memupuk
kesabaran yang tinggi untuk bisa berhasil dalam berternak kenari. Bisa dibayangkan
jika kita berpikir nilai jual anak kenari yang menggiurkan sementara kenari
bakalan kita masih belum siap dan dipaksa di kawinkan, yang terjadi malah bukan
jodoh tapi bisa-bisa kenari kita bertengkar terus menerus. Akhirnya ngamuk-ngamuk
dewe ra karuan hehehe..
Berikut beberapa tips
penjodohan kenari yang pernah saya
lakukan :
1. Carilah kenari
yang sudah matang umur, antara 8-10 bulan untuk lokal. Biasanya kalo jantan yang
sudah siap tandanya sehari-hari ngoceh ngeplong (ngoceh dengan volume
pol) dan ngetir (mengeluarkan suara tiiiirr..tiiiir..tiiiir) tanda minta
kawin. Untuk betina biasanya akan menjawab ocehan kenari jantan dengan bunyi
cuiiit cuiit..dan perut sudah bersih (bisa dilihat dengan cara di tiup) ataupun
sudah membuat sarang.
(biasanya saya ambil calon induk dari beli ombyokan dipenjual
burung, tapi harus pintar2 milih, jangan sampai pilihan kita nanti salah kenari
masih muda. Kalo sampai terjadi malah lama untuk bisa menjodohkan, untuk
melihat umur bisa dilihat dari kaki si kenari, kalo sudah medang (bersisik) bisa
dipastikan umur kenari sudah banyak.
2.
Setelah punya dua bakal induk yang siap, jangan lupa mandikan
dan di jemur tiap pagi, antara jam 7-10. Biasanya saya jemur 3 jam sehari. Dan jangan
lupa sediakan makanan penunjang gizi dan perangsang birahi kenari (seperti
nigger seed, telur puyuh dll).
3.
Selama proses tersebut, kenari jantan dan betina
usahakan berdekatan, agar mudah mengawasi apakah kenari tersebut sudah jodoh
dan birahi.
4.
Setelah kenari terlihat jodoh, tandanya biasanya
ketika kenari jantan berbunyi kenari betina kleper dan mapan dengan mengangkat
ekornya sambil sedikit menjongkok tanda minta di kawin barulah kita masukkan
keduanya ke sangkar ternak.
5.
Setelah itu amatilah setiap hari, biasanya kenari akan
kawin, dan setelah itu selama beberapa hari akan membuat sarang untuk persiapan
bertelur, biasanya butuh 4 hari sampai sarang sempurna, barulah hari ke 5
kenari akan bertelur 1 telur setiap hari.
6. Untuk merangsang
kenari betina birahi bisa juga anda siapkan bahan sarang yang terbuat dari
serat nanas. Bisa dibeli di penjual sangkar ataupun pakan burung.
Demikian sedikit tips
yang bisa saya berikan..selamat mencoba dan semoga berhasil..:D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar